Thursday, June 4, 2015

Fudgy Chocolate Chips Cookies

Sumber : Milis NCC
Original by Arfi B, Modified by Lia

Bahan
  • 25 gr margarin + 50 gr butter, lelehkan (gue pake: wijsman)  >>> was: pake 100% butter, tapi buat gue klewat eneg jadi mix dg margarin
  • 150 gr palm sugar >>> was: brown sugar
  • 1 sdt vanilla essence
  • 1 butir telur
  • ½ sdt garam

Aduk rata
  • 250 gr tepung terigu protein rendah
  • ½ sdt baking soda
  • 250 gr coklat chips (gue pake jenis dark compound bentuk drops punya Collata, lebih mantep daripada chips butiran biasa. Dan karna orang rumah ga suka klewat manis, gue kurangin jadi 175 gr)

Cara membuat
  1. Letakkan di mangkuk stainless: margarin, mentega, palm sugar & garam. Panasin dengan api kecil sambil diaduk sampe leleh & gula mulei larut sebagian. Angkat & diamkan sampe hangat.
  2. Masukin telur, kocok sampe rata & gula larut. Masukin campuran terigu bertahap sambil diaduk pake whisker diselingi spatula sampe rata. >> jangan heran kalo konsistensinya cenderung kental & lengket, bukan padat seperti umumnya adonan cookies
  3. Dengan sendok teh, sendokkan ke atas loyang yang udah dialasi baking sheet sambil diberi jarak 3cm antar cookies. Oven suhu 160C 12 menit (permukaan kue kalo disentuh masih lembut). BENER2 12 MENIT, JANGAN KURANG ATO LEBIH YA!
  4. Setelah mateng, kluarin dari oven, biarin bentar di loyang sampe permukaannya mulei kaku, transfer ke rak kawat sampe dingin baru disimpen di toples.

Tips
Simpen di kulkas bikin rasanya lebih nyess...
Biar lebih rame tambahin mente-sangrai-cincang, perbandingan 50:50 dengan takaran coklat chips

Shortbread

Bahan
  • 120 gr Mentega tawar
  • 60 gr Gula kastor
  • 120 gr Terigu
  • 60 gr Tepung Semolina
  • 1 1/2 sdm gula kastor untuk taburan atas kue

Cara membuat
  1. Kocok mentega sampai putih/lembut masukkan gula sedikit-sedikit. 
  2. Lalu masukkan tepung semolina dan tepung terigu sedikit-sedikit.  Aduk rata. 
  3. Masukkan ke loyang lingkaran. Lalu ratakan. Tusuk-tusuk dengan garpu. Masukkan ke lemari es lebih kurang 10 menit. Keluarkan dan taburkan gula kastor atasnya. 
  4. Lalu bakar hingga matang lebih kurang 25 menit

Sumber : Milis NCC dari Nadrah Zain Muhamad <nadrah@cbn.net.id>

Kue Tulang or Kukis Hias

Kue Tulang or Kukis Hias
Sumber : Ruri - Bu Admin NCC

Bahan 1
  • 300 gr mentega
  • 100 gr gula halus
  • 4 btr merah telur
  • 500 gr tepung terigu
  • 1 sdm maizena
  • 1 sdt vanilla

Bahan 2 (bahan icing ini gak diikutsertakan, diganti dengan resep icing di bawah)
  • 4 btr putih telur
  • 500 gr gula halus
  • coklat bubuk

Cara membuat
  1. Kue (bahan 1):mentega dan gula halus dikocok sampai lembut, masukkan merah telur kocok lagi sampai tercampur rata, masukkan terigu, maizena dan vanilla aduk rata 
  2. Glazur (bahan 2): putih telur dan gula halus dikocok sampai kental. Dibagi 2 bagian : ¾ bagian tetap putih, ¼ bagian diberi coklat bubuk secukupnya 
  3. Gilas dan cetak adonan kue sesuai keinginan

Ada 2 cara menghias kue :
  1. Setelah kue dicetak, atur dalam loyang hias dengan adonan glazur putih (bahan 2), beri sedikit glazur coklat (bahan 2), lalu dicoret dengan lidi sesuai selera, bakar dalam oven 
  2. Setelah kue dicetak, atur dalam loyang lalu langsung dibakar, setelah dingin dihias dengan royal icing sesuai selera, angin-anginkan sampai royal icing membeku

Icing
Sumber : Fatmah Bahalwan - NCC

Bahan
  • 225 gr Icing sugar / gula halus
  • 60 cc putih telur
  • 1/2 sdt Cream of tar-tar (optional)
  • 1/2 sdm Cuka
  • 1 sdt Essence sesuai selera (optional)

Cara membuat
Kocok semua bahan hingga menjadi krim. siap untuk diwarnai sesuai selera

Jurus Sukses Membuat Cake & Cookies

Membuat Cake
  • Pastikan semua bahan dalam keadaan segar dan berada pada suhu ruang.
  • Wadah dan peralatan untuk mengocok harus bersih dan kering, bebas dari minyak dan residu lain. Sedikit saja minyak tercampur dalam telur, adonan akan sulit naik.
  • Bila disebutkan "kocok telur hingga kental/berjejak", artinya telur dikocok hingga putih dan kental, kocokan kue akan meninggalkan jejak pada adonan yang lama hilangnya. Atau jika kocokan diangkat, adonan akan jatuh membentuk pita.
  • Ayak tepung di atas adonan telur. Mencampur tepung ke dalam adonan telur harus dilakukan perlahan-lahan, untuk menghindari kue menjadi liat. Usahakan arah adukan searah, atau aduk-balik
  • Mencairkan mentega/margarin tidak boleh sampai mendidih, karena akan menguapkan kadar air (yang membuat kue moist) dan merusak ikatan emulsinya. Mentega/margarin cukup dihangatkan asal cair saja. Matikan api sebelum mentega/margarin mencair seluruhnya. Sisa mentega/margarin akan mencair sendiri karena suhu hangat.
  • Mentega cair harus didiamkan hingga hangat sebelum dicampur ke dalam adonan telur.
  • Mencampur mentega cair harus betul-betul merata dan seksama. Mentega yang tidak tercampur akan membentuk lapisan di bawah kue yang menyebabkan kue bantet. Usahakan spatula mencapai dasar mangkuk ketika mengaduk, untuk memastikan tidak ada mentega tertinggal di dasar mangkuk.
  • Pada pembuatan butter cake, terkadang putih telur dikocok terpisah. Campur putih telur yang sudah kaku ke dalam adonan mentega, aduk balik dengan seksama. Pastikan tidak ada putih telur yang masih menggumpal, karena akan menyebabkan kue berongga besar. Jika putih telur mencair di bagian bawah, jangan ikutsertakan cairan ini, karena akan menyebabkan kue bantet. Cukup ambil busa putih telurnya saja.
  • Khusus untuk sponge cake: Udara yang berlebih dalam adonan akan menyebabkan kue mengembang berlebihan dan mengempis di luar oven. Untuk meminimalkannya, banting loyang berisi adonan sebelum masuk ke oven. Jatuhkan loyang beberapa kali ke atas meja agar udara merata. Udara berlebih akan naik dan pecah di permukaan adonan. Teknik ini khusus untuk sponge cake, JANGAN lakukan pada butter cake karena akan membuat mentega cenderung berkumpul di bawah.
  • Panaskan oven 10-15 menit sebelum adonan masuk. Oven yang dingin atau kurang panas ketika adonan masuk, akan menyebabkan kue turun lebih dahulu sebelum sempat mengembang, menyebabkan kue bantet.
  • Pastikan suhu oven pas. Karena itu kenali oven anda dengan baik, dengan cara menggunakannya sesering mungkin dan mengamati perilakunya. 
  • Jangan buka pintu oven hingga paling tidak 3/4 waktu pemanggangan.
  • Untuk memeriksa kematangan kue, lakukan tes tusuk, juga tekan sedikit permukaan kue, jika permukaan kering dan membal, kue sudah matang.
  • Diamkan kue dalam loyang di atas rak sebentar (lebih kurang 10 menit). Balik kue ke atas rak, biarkan hingga dingin. Pindahkan kue ke piring saji.


Mengocok Putih telur
  • Wadah dan peralatan untuk mengocok harus bersih dan kering, bebas dari minyak, air dan residu lain. Sedikit saja minyak tercampur dalam telur, adonan akan sulit naik.
  • Putih telur harus bersih dari kuning telur sama sekali. Setetes saja kuning telur dapat membuat putih telur sulit kaku.
  • Penambahan cream of tar-tar dapat membantu kestabilan putih telur. Bahan ini bisa dihilangkan.
  • Dalam pengocokan putih telur, ada 3 tahap yang dilalui: Berbusa, Puncak tumpul, Puncak runcing.
  • Tahap berbusa: telurnya berbusa dan mulai naik, adonan mulai enteng. Di tahap ini biasanya gula masuk.
  • Tahap Puncak tumpul: adonan relatif kaku, membentuk puncak-puncak adonan yang bentuknya membukit-bukit, alias tumpul. Warnya mengkilat (shiny), terlihat lembut seperti krim kocok. Kalo mikser dimatikan, kemudian kocokan diangkat, adonan yang menempel di kocokan akan ikut terangkat ke atas, kemudian jatuh lagi ke mangkuk.
  • Tahap Puncak runcing: adonan sangat kaku, membentuk puncak-puncak adonan yang bentuknya runcing-runcing. Warna tidak mengkilat lagi, adonan terlihat kaku (keras) dan kering. Kalau mikser dimatikan, kemudian kocokan diangkat, adonan yang terangkat tidak jatuh lagi ke mangkuk, tapi tetap menunjuk ke atas. Di tahap ini adonan mudah mencair (terpisah), antara air di bagian bawah dan busa di bagian atas. Kalau hal ini terjadi, cairan di bagian bawah jangan ikut dimasukkan ke dalam adonan karena akan menyebabkan kue bantet.


Mengocok Krim
  • Krim cair harus berada dalam keadaan dingin dari kulkas. Jika perlu dinginkan pula peralatan dan mangkuk pengocok.
  • Selama pengocokan, jaga suhu ruang jangan menjadi panas. Jika perlu, rendam mangkuk pengocok dalam baskom berisi es batu selama pengocokan.
  • Jangan mengocok krim terlalu lama. Setelah kental dan kaku, langsung gunakan.
  • Krim non-dairy lebih stabil dalam suhu ruang dibandingkan yang dairy. Cocok untuk kue yang diharuskan berada di luar kulkas dalam waktu relatif lama.
  • Krim bubuk harus dicampur air lebih dahulu sesuai ukuran yang tertera di kemasan, baru digunakan seperti halnya krim cair. Krim bubuk lebih stabil di suhu ruang dibanding krim cair, tetapi sebagian kalangan berpendapat rasanya tidak seenak krim cair.


Membuat Kue Kering
  • Pastikan semua bahan dalam keadaan segar dan berada pada suhu ruang.
  • Lebih baik lagi jika terigu disangrai terlebih dahulu lk 5 menit dengan api kecil. Tepung yang disangrai akan meminimalkan kelembaban tepung dan membantu kue menjadi lebih renyah. 
  • Ayak semua bahan kering, terutama gula bubuk (jika ada).
  • Mengocok mentega/margarin tidak perlu terlalu lama, cukup sampai tercampur dan lembut saja. Jika dikocok terlalu lama dan sampai putih, kue kering akan melebar terlalu besar saat dipanggang.
  • Mencampur terigu dengan adonan mentega hendaknya menggunakan sendok kayu atau pastry blender, jangan menggunakan tangan. Panas dari tangan akan menyebabkan mentega meleleh terlalu cepat dan bersama terigu akan membentuk gluten, sehingga kue akan keras dan tidak renyah.
  • Jika adonan terlalu lembut/lengket untuk dibentuk, masukkan dalam lemari es 10-15 menit sebelum dibentuk.
  • Bila kue sudah berwarna keemasan dan kering tepinya, segera keluarkan dari oven karena proses pematangan masih akan berlangsung di luar oven. Kue mungkin masih agak lunak di tengahnya, tapi ketika dingin dia akan mengeras sendiri. 
Sumber : Milis NCC

Wednesday, June 3, 2015

Bakwan Jagung

Bahan

  • 80 gr tepung beras
  • 2 sdm tepung terigu
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt merica
  • 1 kaldu blok kecil.
  • 125 ml air
  • 100 gr udang kupas, potong 1 cm
  • 6 butir bawang merah, iris halus
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 325 gr jagung manis segar pipilan (2-3 jagung)
  • Minyak untuk menggoreng.


Cara membuat
  1. Campurkan tepung beras, terigu, garam, merica, dan kaldu blok aduk hingga rata. Tuangi air, aduk kembali hingga rata.
  2. Masukkan udang, bawang merah , bawang putih...aduk rata.
  3. Masukkan jagung pipilan, aduk hingga seluruhnya rata.
  4. Panaskan minyak, masukkan 1 sdm penuh adonan jagung, masak hingga kuning keemasan. Angkat, tiriskan.
  5. Sajikan selagi panas.

Catatan
  • Sebenarnya resep aslinya masih dicampur dgn irisan daun bawang, cuma saya jarang pake.
  • Kalo lagi gak ada udang, gak apa2 bikin tanpa udang kok.

Sumber : NCC dari Vania <VSamperuru@ssafara.net>

Bakwan Jagung Spicy

Bahan
  • 5 buah jagung muda, disisir dan ditumbuk kasar, jangan lupa tongkolnya dibuang ajah gak usah ikut dimakan :P
  • Cabe rawit secukupnya, diiris kasar ato tipis sesue slera (kalo gak suka pedes ya ilangin ajah)
  • 3 tangkai daun bawang, iris rada halus
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 2 sdt kaldu bubuk
  • Garam & gula pasir secukupnya (kalo pake jagung manis gausah pake gula lagi)
  • 2-3 sdm tepung terigu ato secukupnya (dikit2 ajah nambahinnya sekedar agar adonan gak terlalu cair)

Bahan bumbu halus
  • ½ buah cabe merah
  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar sangrai
  • 2 cm lengkuas muda
  • 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • ½ sdt terasi goreng (optional)

Cara membuat
Campur semua bahan, goreng sesendok demi sesendok sambil rada ditipisin sampe keemasan ato sampe kering kalo suka.

Sumber : NCC dari Lia <liliany.dewi@flashmail.com>

Segitiga Renyah

Bahan
  • 10 lembar kulit lumpia
  • 150 gram daging sapi cincang
  • minyak goreng FILMA untuk menggoreng
  • 3 butir bawang merah, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/2 buah bawang bombay, cincang halus
  • 1 buah cabai merah, cincang halus
  • 1 cm jahe, diparut

Bahan Bumbu Perendam
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 1 sendok makan tepung maizena
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok makan wine atau arak beras
  • 2 sendok makan air

Bahan Bumbu
  • 1 sendok makan arak beras atau wine
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1/4 sendok teh bumbu ngohiong
  • 1/2 sendok teh paprika bubuk
  • 1/4 sendok teh merica hitam bubuk

Cara membuat
  1. Gunting kulit lumpia sampai berbentuk persegi.
  2. Rendam daging dalam bumbu perendam selama 30menit.
  3. Panaskan 1 sendok makan minyak. Tumis bawang merah, bawang putih, bawang bombay, cabai merah, dan jahe sampai layu. Masukkan daging. Aduk sampai daging matang. Bubuhi arak beras, garam, gula, bumbu ngohiong, paprika bubuk, dan merica. Aduk rata lalu angkat.
  4. Isi kulit lumpia lalu gulung bentuk segitiga, rekatkan, dan goreng dalam minyak goreng FILMA sampai kering.

Untuk 10 potong

Sumber : NCC dari Sedap Sekejap